Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Dua Tahun Gerak Nyata di Sektor Pendidikan, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas

×

Dua Tahun Gerak Nyata di Sektor Pendidikan, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas

Sebarkan artikel ini

*Digitalisasi Pembelajaran Jangkau Ratusan Ribu Satuan Pendidikan*

Memasuki 2026, pemerintah melanjutkan perluasan revitalisasi sekolah dan mendorong pemanfaatan teknologi di ruang kelas. Upaya ini dilakukan agar peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bertumpu pada perbaikan bangunan, tetapi juga pada penguatan proses pembelajaran.

Pemerintah memperkuat digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan perangkat teknologi untuk sekolah. Dalam laporan perkembangan program pada September 2026, Kemendikdasmen menyebut sekitar 289 ribu satuan pendidikan telah menerima perangkat digitalisasi pembelajaran sejak 2025, termasuk Papan Interaktif Digital (PID) atau interactive flat panel (IFP), laptop, dan perangkat penyimpanan eksternal.

PID diharapkan membantu guru menyampaikan materi secara lebih interaktif sekaligus membuka ruang bagi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.

“Kehadiran PID ini berguna untuk memudahkan semuanya dalam menimba ilmu, membuat proses belajar menjadi lebih menarik, serta kaya akan kreativitas dengan pola interaktif,” ujar Mu’ti.

Penyediaan perangkat digital perlu diikuti dengan dukungan listrik dan internet serta peningkatan kapasitas guru. Dengan demikian, teknologi tidak hanya tersedia di sekolah, tetapi juga dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang pembelajaran.

Revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran merupakan dua upaya yang saling melengkapi. Revitalisasi menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak, sementara digitalisasi memperluas pilihan metode pembelajaran dan mendukung pemanfaatan teknologi di ruang kelas.

Melalui kedua program tersebut, pemerintah berupaya memperkuat pemerataan layanan pendidikan di berbagai daerah, termasuk wilayah yang menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah sekolah yang diperbaiki atau perangkat yang disalurkan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan peserta didik dan guru dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Penguatan infrastruktur dan pemanfaatan teknologi diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas pendidikan serta perluasan kesempatan belajar bagi anak-anak Indonesia.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel