Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
Berita PT Timah

Duta Minerba Terpukau Melihat Praktik Tambang Berkelanjutan PT Timah Tbk di Bangka

×

Duta Minerba Terpukau Melihat Praktik Tambang Berkelanjutan PT Timah Tbk di Bangka

Sebarkan artikel ini
Duta Minerba Terpukau Melihat Praktik Tambang Berkelanjutan PT Timah Tbk di Bangka

Duta Minerba Terpukau Melihat Praktik Tambang Berkelanjutan PT Timah Tbk di Bangka

SEKILASINDONEWS.COM – Para peserta Duta Minerba Goes to Site 2025 mengaku terkesan setelah menyaksikan langsung penerapan praktik pertambangan berkelanjutan PT Timah Tbk selama kunjungan lapangan di Pulau Bangka.

Mahasiswa dari berbagai universitas ini menilai proses penambangan hingga pengelolaan lingkungan yang dilakukan perusahaan jauh berbeda dari stigma negatif yang selama ini berkembang di masyarakat.

Selama tiga hari, Rabu–Jumat (3–5/12/2025), rombongan yang didampingi Kementerian ESDM meninjau sejumlah lokasi operasional PT Timah Tbk, mulai dari Kapal Isap Produksi (KIP), fasilitas pengolahan, hingga area reklamasi.

Program Duta Minerba Goes to Site sendiri menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami praktik pertambangan yang baik, transparan, dan berkelanjutan. Harapannya, para peserta dapat menjadi jembatan informasi mengenai komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan serta mendukung pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan pertama dilakukan ke armada penambangan KIP di perairan Bangka. Di lokasi ini, para peserta melihat secara langsung proses penambangan laut serta alur pengelolaan bijih timah.

Salah satu peserta, Gera Nathaniel Lomo, mahasiswa Teknik Geologi UPN Veteran Yogyakarta, menyebut pengalaman tersebut sebagai momen paling berkesan. Ia mengaku baru memahami secara utuh tahapan eksplorasi hingga pengolahan setelah melihat operasional KIP dari dekat.

“Paling berkesan waktu kami ke offshore dan menyaksikan langsung proses dari eksplorasi sampai pengelolaan bijih timah. Saya baru benar-benar melihat seluruh rantai prosesnya secara nyata,” ujarnya.

Gera mengakui sebelum datang ke Bangka ia membawa persepsi umum masyarakat yang menganggap pertambangan identik dengan kerusakan lingkungan. Namun pandangannya berubah setelah melihat praktik yang dijalankan PT Timah Tbk.

“Awalnya saya pikir PT Timah Tbk hanya fokus bisnis tanpa memikirkan ekosistem. Tapi setelah melihat langsung, perusahaan justru melakukan banyak upaya pascatambang, mulai dari reklamasi hingga pemberdayaan masyarakat. Lingkungan dan masyarakat benar-benar diperhatikan,” katanya.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional