“Security dikejar sampai panggung DJ. Manager tetap mainkan musik,” kata Afiz.
Menurutnya, salah satu pengunjung bernama Danu juga mengalami luka di bagian pelipis. Meski situasi sempat kacau, operasional klub disebut tetap berjalan dan musik tidak dihentikan.
Manajer GMC, Tedy, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut, namun enggan menjelaskan lebih jauh mengenai pemicu keributan.
“Kejadiannya benar, penyebabnya kurang tahu,” ujarnya singkat.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Korem 045/Garuda Jaya maupun Kodim terkait dugaan keterlibatan dua oknum TNI dalam insiden tersebut. Pihak kepolisian juga belum mengeluarkan pernyataan mengenai penanganan kasus ini.
Kasus dugaan penganiayaan ini kini ditangani Denpom II/5 Bangka. Proses pemeriksaan lanjutan terhadap para pihak terkait masih menunggu perkembangan dari institusi militer. (Belva)




















