SEKILASINDONEWS.COM – Permintaan uang yang tak dipenuhi berujung maut di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Phin Phin tega menganiaya adik kandungnya sendiri, JN, hingga mengalami luka parah di bagian kepala dan akhirnya meninggal dunia.
Penganiayaan itu terjadi di sebuah konter milik korban yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Toboali, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 19.15 WIB.
Peristiwa berdarah tersebut bermula saat Phin Phin mendatangi konter milik JN sekitar pukul 19.00 WIB. Kedatangannya disebut untuk meminta uang kepada sang adik.
Namun, permintaan tersebut ditolak. JN mengaku tidak memiliki uang.
Penolakan itu kemudian memicu pertengkaran antara kakak dan adik tersebut. Emosi Phin Phin tak terbendung hingga berujung pada aksi penganiayaan.
Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan AKP Imam Satriawan mengatakan, dalam pemeriksaan, tersangka mengakui telah memukul korban sebanyak tujuh kali.
“Phin Phin disebut datang untuk meminta uang kepada JN. Namun, korban mengaku tidak memiliki uang,” kata AKP Imam Satriawan, Jumat (21/8/2026).
Menurut Imam, pukulan tersebut diarahkan ke bagian kepala korban.
Akibat penganiayaan itu, JN mengalami luka di bagian kepala dan harus dilarikan ke RSUD Kabupaten Bangka Selatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, kondisi korban terus memburuk. Nyawa JN akhirnya tak tertolong hingga dinyatakan meninggal dunia.
“Korban inisial JN ini merupakan adik kandung daripada pelaku,” ujar Imam.














