Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara masif merupakan langkah strategis dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi. Total investasi untuk 37 proyek ini mencapai Rp72 triliun.
“Proyek-proyek ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan kebijakan Presiden untuk menyiapkan infrastruktur kelistrikan guna mencapai pertumbuhan ekonomi 8%,” ungkap Bahlil.
Selain itu, Bahlil juga menjelaskan bahwa Kementerian ESDM telah merencanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).
“Fokusnya adalah membangun transmisi untuk menyalurkan listrik dari pembangkit EBT ke pusat-pusat permintaan, dengan target konsumsi listrik per kapita melonjak menjadi 6.000 hingga 6.400 kWh per tahun,” ucap Bahlil.
Keberadaan 37 proyek ketenagalistrikan yang baru diresmikan ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik serta mengurangi ketergantungan pada BBM. Beberapa pembangkit utama seperti PLTA Jatigede (110 MW), PLTA Asahan 3 (174 MW), dan PLTS IKN (50 MWac) diharapkan menjadi tulang punggung kelistrikan di wilayah masing-masing, mendorong pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan kerja baru, dan peningkatan investasi.
Sementara itu, 11 proyek transmisi dan gardu induk yang telah beroperasi akan memperkuat keandalan pasokan listrik dan mendukung percepatan industrialisasi dan hilirisasi, salah satunya adalah Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV GI Kolaka – PT Antam Pomala yang akan menyuplai listrik ke industri pengolahan nikel.
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyatakan kesiapan PLN dalam mendukung rencana Pemerintah dengan terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat organisasi, dan memperluas kolaborasi dengan berbagai negara serta perusahaan nasional dan multinasional.
“Kami terus memperkuat sektor kelistrikan nasional agar PLN semakin kuat, sehat, dan lincah dalam melaksanakan misi besar ini,” pungkas Darmawan.


















