“Hari ini kami dari Krimsus mengajak rekan media berkumpul di Polres Belitung,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Sejumlah sumber yang mengetahui peristiwa itu menyebut sempat terjadi ketegangan di lokasi hingga Polres Belitung dikabarkan meminta bantuan personel Brimob.
Sumber juga mengklaim sekitar 22 karung bijih timah sempat diamankan ke Mapolres Belitung. Informasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari kepolisian.
Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol. M. Irhamni saat dikonfirmasi mengenai dugaan benturan antara aparat kepolisian dan Satlap Tricakti belum memberikan keterangan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari PT Timah maupun Satlap Tricakti terkait klaim bahwa bijih timah tersebut telah didata dan akan dikirim ke GBT Gantung. Status legalitas asal-usul bijih timah serta kepemilikannya masih dalam proses pendalaman aparat penegak hukum.(Tim)
















