Penghematan devisa yang sangat besar ini secara bersamaan menggerakkan sektor riil dan rantai pasok dalam negeri. Peningkatan penyerapan bahan baku minyak kelapa sawit domestik tidak hanya memberikan jaminan kepastian pasar bagi para petani sawit di seluruh penjuru tanah air, tetapi juga berhasil membuka lapangan kerja baru. Tercatat, penyerapan tenaga kerja meningkat drastis dari yang sebelumnya 1,8 juta orang menjadi 2,1 juta orang.
Dwi Anggia menekankan visi kemandirian energi pada hakikatnya harus membawa kemanfaatan yang sebesar-besarnya. Dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, khususnya para pelaku usaha skala kecil dan petani lokal yang menjadi tulang punggung pengadaan bahan baku.
“Artinya, energi tidak hanya soal bagaimana kita memenuhi kebutuhan bahan bakar, tapi juga bagaimana manfaat ekonominya tetap berada di dalam negeri. Jadi, ketika kita berbicara kemandirian energi, ada manfaat yang ikut dirasakan oleh masyarakat,” kata Dwi Anggia.
—
Narahubung:
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Dwi Anggia
dwi.anggia@esdm.go.id
Badan Komunikasi Pemerintah
Rahma Hayuningdyah
rahma.hayuningdyah@gca.go.id
Herman Yakub.
















