Karang Taruna Desa Penutuk Galang Dana Kemanusiaan

Sekilasindonews, Bangka Selatan – Karang Taruna Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan melakukan aksi kemanusiaan penggalangan dana, guna membantu pengobatan pendarahan otak yang dialami oleh bocah berusia 5 tahun AT akibat kecelakaan pada, Jum’at (7/7/2023) kemarin.

Pengalangan dana yang dilakukan dari pagi sampai sore oleh Katar Desa Penutuk itu dilakukan secara door to door atau dari rumah ke rumah. Dari kegiatan itu, Karang Taruna berhasil mengumpulkan uang sejumlah Rp 5.658.000 dari masyarakat dan donatur.

Selain itu penggalangan dana juga dilakukan di persimpangan tiga Desa Penutuk oleh RT setempat dan BPD. Dari hasil penggalangan dana tersebut, RT dan BPD berhasil mengumpulkan sebesar Rp. 1.720.000.

Ketua Karang Taruna Desa Penutuk, Emansyah Pramanda atau lebih akrab di sapa Eman berharap donasi yang dikumpulkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk solidaritas kita sebagai Pemuda Karang Taruna untuk meringankan biaya pengobatan ananda Attala yang saat ini masih dirawat di RSUP. Ir. Soekarno Air Anyir.,” ujar Eman, kepada sekilasindonesia.id, Selasa (11/7/2023).

Sementara, mewakili Pemdes Penutuk, Minto Harjo selaku Sekretaris Desa mengucapkan terimakasih kepada masyarakat serta para donatur telah berbagi sedikit rezekinya untuk membantu ananda Attala.

Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemuda Desa Penutuk dan seluruh anggota Karang Taruna yang secara ikhlas meluang waktu, dan tenaga demi aksi penggalangan dana.

“Semoga kegiatan ini akan terus ada, sehingga kita bisa membantu rekan lain yang sedang mengalami kesusahan dan memberikan kebaikan bagi masyarakat lebih luas,” ujar Minto.

Selain melakukan penggalangan dana dilapangan, Lanjutnya, donasi juga bisa melalui transfer rekening, dengan nomor 169-00-0333398-3/ Bank Mandiri atas nama Jasri Sutianto.

“Dari hasil pengumpulan dana tersebut nantinya kami akan langsung transfer ke rekening keluarga korban. Semoga dapat meringankan beban keluarga korban,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *