Selain itu, pemerintah juga mendorong ibu hamil mengikuti kelas ibu hamil sedikitnya empat kali. Satu di antaranya diharapkan didampingi suami agar keluarga memahami tanda bahaya selama kehamilan sekaligus mampu memberikan dukungan optimal kepada ibu.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga terus memperkuat sarana pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Agus menyebutkan, saat ini masih dibutuhkan 10 unit alat USG untuk memenuhi kebutuhan seluruh puskesmas di Kabupaten Bangka Selatan. Namun, satu unit alat yang tersedia saat ini dalam kondisi rusak sehingga perlu segera dilakukan pengadaan maupun perbaikan.
Selain peningkatan layanan di puskesmas, pemerintah juga memperkuat fungsi posyandu melalui penyediaan layanan antropometri untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Kegiatan Penggerakan Bumil Sehat turut diisi penyuluhan kesehatan kepada para ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pemeriksaan kehamilan rutin, persiapan persalinan, hingga pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala DKPPKB Kabupaten Bangka Selatan dr. Agus Pranawa dan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Junjung Besaoh, dr. Marko Adyo Rikardo Panjaitan, Sp.OG.
Penggerakan Bumil Sehat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan percepatan penurunan stunting yang dilaksanakan DKPPKB Kabupaten Bangka Selatan selama tiga hari.
Pada Selasa (7/7/2026), pemerintah daerah akan menggelar Penggerakan Cegah Stunting, sedangkan Rabu (8/7/2026) dilanjutkan dengan Penggerakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai upaya memperkuat intervensi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Agus berharap sinergi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat mampu mempercepat penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi, dan prevalensi stunting di Bangka Selatan.
“Kami optimistis melalui kolaborasi seluruh pihak, Bangka Selatan dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai modal menuju daerah yang semakin maju,” pungkasnya. (*)
















