Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaNasional

Kebebasan Pers Terancam, Jurnalis Dihajar Saat Investigasi Jaringan Tramadol di Jakarta Timur

×

Kebebasan Pers Terancam, Jurnalis Dihajar Saat Investigasi Jaringan Tramadol di Jakarta Timur

Sebarkan artikel ini
Kebebasan Pers Terancam, Jurnalis Dihajar Saat Investigasi Jaringan Tramadol di Jakarta Timur

Kasus ini sontak memicu kecaman keras dari berbagai pihak, terutama komunitas pers. Ketua Kelompok Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Walikota Jakarta Timur, Hengki Lumban Toruan, mengecam aksi brutal tersebut dan menegaskan bahwa kejadian ini merupakan ancaman nyata terhadap kebebasan pers.

“Segala bentuk penganiayaan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya adalah serangan terhadap demokrasi. Aparat harus segera bertindak tegas untuk mengusut tuntas kasus ini,” tegas Hengki pada Kamis (6/3/2025).

Hengki juga mendesak kepolisian untuk tidak hanya menangkap pelaku penganiayaan, tetapi juga membongkar jaringan peredaran obat terlarang yang menjadi latar belakang kasus ini.

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran mendalam bahwa jaringan peredaran obat ilegal semakin berani bertindak brutal demi melindungi bisnis haram mereka. Jika seorang wartawan saja bisa dianiaya di tengah kota besar seperti Jakarta, seberapa kuat sebenarnya jaringan ini?

Kasus ini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum untuk membuktikan keseriusannya dalam memberantas peredaran obat terlarang sekaligus melindungi kebebasan pers. Masyarakat dan komunitas jurnalis menanti langkah tegas kepolisian dalam menangkap pelaku serta membongkar aktor-aktor di balik bisnis ilegal ini.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel