“PLN melakukan pengecekan unit pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi dan distribusi. Kami juga menyiapkan peralatan cadangan seperti trafo bergerak dan genset, serta menyiagakan seluruh personel untuk merespons potensi gangguan secara cepat dan terukur,” kata Rizal.
Sementara itu, General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, memastikan cadangan daya di wilayah tersebut dalam kondisi aman.
“Kami memastikan pasokan listrik mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk saat beban puncak hari besar keagamaan. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk menjaga keandalan sistem,” ungkapnya.
Dalam sesi diskusi, sejumlah anggota Komisi XII DPR RI menyampaikan apresiasi atas kesiapan PLN.
Anggota Komisi XII dari Partai Golkar, Alfons Manibiu, menilai kesiapan PLN Bangka Belitung dapat menjadi tolok ukur daerah lain. Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Totok Sudaryanto (PAN) dan Jalal Abdul Nasir (PKS) atas langkah antisipatif serta koordinasi PLN.
PLN menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan listrik melalui pemeliharaan rutin, penguatan pengamanan jaringan, serta penempatan personel siaga di titik strategis guna mendukung stabilitas sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat Bangka Belitung.
Redaksi.
















