“Kami kebetulan lewat saat pulang dari laut, mendapati ada beberapa ponton yang bekerja secara ilegal di daerah 7 batang. Itu susah hampir 1 kilometer keluar dari IUP PT. Timah. Mereka ini sepertinya menantang Polairud supaya menangkap mereka. Karena jelas itu kawasan ilegal untuk ditambang, ” terang seorang nelayan kepada wartawan.
“Info yang kami dapatkan ada koordinator bernama DD yang mengawal ponton itu bekerja pak. Harapan kami pihak Polairud Babel segera menangkap aktivitas ilegal tersebut, ” tambah sumber ini.
Sementara Dir Polairud Polda Babel, Kombes Pol. Rudi Saeful Hadi. S. I. K yang dikonfirmasi Jumat (22/5/26) petang, memberi respin atas informasi aktivitas tambang ilegal di perairan 7 batang tersebut. Menurutnya jika terbukti bekerja di luar IUP, pihaknya akan lansung melakukan tindakan pengamanan.
“Saya sudah perintahkan Kasubdit Gakkum untuk melakukan pengecekan, karena di sana ada IUP PT Timah jadi tidak sembarang kita melakukan penindakan kalau di luar IUP Jelas sesuai arahan pimpinan akan kami tindak, ” Jawab Kombes. Pol. Rudi Saeful Hadi kepada wartawan menegaskan. (red)














