Pangdam secara khusus mengingatkan prajurit untuk tidak terlibat dalam praktik-praktik pelanggaran, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, pertambangan ilegal, hingga aktivitas illegal logging.
“Disiplin adalah fondasi utama prajurit. Sekali melanggar, dampaknya bukan hanya pada diri sendiri, tapi juga satuan dan institusi TNI secara keseluruhan,” tegas Mayjen TNI Ujang Darwis.
Selain disiplin, Pangdam juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan dan kesiapan fisik, serta mendorong prajurit agar terus mengembangkan kemampuan melalui pendidikan dan pembinaan karier.
Tak hanya itu, Pangdam II/Sriwijaya menekankan agar Kodim sebagai satuan kewilayahan terus mengoptimalkan pembinaan teritorial melalui kegiatan Bhakti TNI, Komunikasi Sosial (Komsos), serta pendataan potensi wilayah guna mendukung ketahanan nasional dan program pembangunan pemerintah daerah.
Turut mendampingi Pangdam II/Sriwijaya dalam kunjungan kerja tersebut antara lain Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah II/Sriwijaya Ny. Desi Elita, Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI Nur Wahyudi, S.E., M.H., M.I.Pol beserta istri, para Asisten Kasdam II/Sriwijaya, Kasrem 045/Garuda Jaya, serta ADC Pangdam dan ADC Ibu Pangdam.
Sementara dari unsur Forkopimda Kabupaten Bangka Selatan hadir Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, Ketua DPRD Bangka Selatan Erwin Asmadi, Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan Sabrul Imam, SH, MH, MM, serta sejumlah pejabat instansi vertikal.
Kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya di Kodim 0432/Bangka Selatan ditutup dengan penulisan pesan dan kesan, penyerahan cenderamata, serta foto bersama sebagai simbol sinergi dan soliditas TNI dengan pemerintah daerah. (*)
















