Pasalnya, PLN tidak mengambil peran dalam industri manufaktur maupun tren ke depannya. Selain itu menurutnya, bisnis PTPN serupa dengan PLN, diawali dengan penanaman tebu dan penjualan CPO atau gula pada tahap akhir.
Baca Juga : Demokrat dan PKS Menolak Pengesahan RUU Kesehatan
“Katakan misalnya solar panel gimana kita. Saya bingung misalnya salah satu pengusaha sebut saja Tomy Winata akan menjual 5 gigawatt ke Singapura, sudah mendapat konsesi area ratusan ribu hektar di sekitar kepulauan Riau,” ujarnya.
Maka dari itu, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menyarankan anak usaha maupun cucu perusahaan PLN bisa mengambil andil untuk menjadi penyedia baterai listrik. Ia menilai potensi bisnis yang sangat terbuka.
Sumber : dpr.go.id










