Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
Berita PT Timah

Lewat Program TJSL, PT Timah Konsisten Dukung Pelestarian Budaya Lokal dan Ritual Adat

×

Lewat Program TJSL, PT Timah Konsisten Dukung Pelestarian Budaya Lokal dan Ritual Adat

Sebarkan artikel ini
Lewat Program TJSL, PT Timah Konsisten Dukung Pelestarian Budaya Lokal dan Ritual Adat

“Pelestarian ritual adat dan budaya lokal menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan, lingkungan, dan masyarakat,” ujar Anggi.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya berdampak pada aspek sosial, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui pengembangan pariwisata budaya dan ekonomi kreatif lokal.

“Budaya adalah identitas sekaligus kekuatan suatu daerah. Karena itu, PT Timah terus berupaya menjaga warisan leluhur melalui program TJSL agar kegiatan ritual adat dan budaya tetap hidup dan relevan, sekaligus mendorong partisipasi generasi muda untuk melestarikan budaya daerahnya,” katanya.

Anggi menegaskan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan sosial dan budaya masyarakat di sekitarnya. Selain menjaga nilai-nilai tradisi, kegiatan kebudayaan juga dinilai mampu memperkuat ikatan sosial antarwarga serta menciptakan ruang kolaborasi antara masyarakat adat, pemerintah, dan dunia usaha.

“Ke depan, PT Timah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kebudayaan sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan, sekaligus memastikan nilai-nilai kearifan lokal tetap lestari di tengah perubahan zaman,” tuturnya.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari para tokoh adat. Dipertua Setana Jering Amantubillah, Dr. Sardi, menyampaikan bahwa PT Timah secara konsisten mendukung pelaksanaan Ritual Rebo Pusaka Tahunan yang menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Setana Jering.

“Kami mengapresiasi PT Timah yang selama ini tidak pernah absen mendukung kegiatan adat kami. Dukungan perusahaan sangat membantu keberlangsungan Ritual Rebo Pusaka sebagai warisan budaya yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Lembaga Adat Mapur, Asih Harmoko. Ia menyebutkan bahwa sejak 2021, PT Timah telah menjalin kolaborasi aktif dengan masyarakat adat Mapur dalam upaya pelestarian tradisi dan budaya lokal.

“PT Timah aktif mendukung pelestarian adat dan budaya seperti pelaksanaan Nujuh Jerami. Kami berharap sinergi ini terus terjaga karena dampaknya sangat dirasakan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi lokal, pengembangan wisata budaya, hingga edukasi sejarah bagi generasi muda,” kata Asih. (*)

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional