Sekilasindonews.com JAKARTA – Genap satu tahun program Makan Bergizi Gratis (MBG) diterapkan di sekolah-sekolah. Tak hanya memberikan asupan bernutrisi, program ini juga memberi dampak nyata bagi ekonomi kecil para siswa. Uang jajan yang biasanya habis untuk makan siang, kini bisa disimpan dan ditabung.
Hal tersebut terungkap saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan program MBG di SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis (8/1).
Dalam kunjungan tersebut, Nanik menanyakan kepada para siswa mengenai uang jajan yang kini bisa mereka tabung sejak adanya MBG. Salah seorang siswi menjawab bahwa ia dapat menabung hingga Rp15 ribu setiap hari. Jawaban itu kemudian disampaikan Nanik kepada Wamenkes.
Nanik lalu menghampiri siswi tersebut dan terlibat dialog singkat. Siswi itu tampak berbisik, lalu Nanik membalasnya dengan rangkulan hangat. Mata siswi tersebut terlihat berkaca-kaca, sementara Nanik memeluknya dan sang siswi bersandar di bahunya. Suasana haru pun tercipta di tengah riuh ruang kelas.
Kisah serupa disampaikan Muhammad Rosid Sumbus, siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jakarta yang akrab disapa SMK Boedi Oetomo. Rosid mengaku bahkan bisa menabung hingga Rp20 ribu per hari sejak adanya program MBG di sekolahnya.














