Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
BeritaKab. Bangka Selatan

Miris! Baru 5 Hari Usai Peringati Hari Anak Nasional, Siswa Kelas 5 SD di Toboali Meninggal Diduga Jadi Korban Perundungan

×

Miris! Baru 5 Hari Usai Peringati Hari Anak Nasional, Siswa Kelas 5 SD di Toboali Meninggal Diduga Jadi Korban Perundungan

Sebarkan artikel ini
Miris! Baru 5 Hari Usai Peringati Hari Anak Nasional, Siswa Kelas 5 SD di Toboali Meninggal Diduga Jadi Korban Perundungan
Foto: Ilustrasi

Miris! Baru 5 Hari Usai Peringati Hari Anak Nasional, Siswa Kelas 5 SD di Toboali Meninggal Diduga Jadi Korban Perundungan

SEKILASINDONEWS.COM – Miris, baru 5 hari usai peringati Hari Anak Nasional (HAN) 2025 di Bangka Selatan yang digelar pada 23 Juli lalu, mendadak menjadi duka. Pasalnya, seorang siswa kelas 5 SD berinisial ZH (10) dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (27/7/2025) pagi, usai diduga menjadi korban perundungan (bullying) oleh teman-teman sekelasnya.

Peristiwa ini terjadi di salah satu desa di Kecamatan Toboali, Bangka Selatan. Bocah malang tersebut menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Bangka Selatan pada Minggu (27/7/2025) pagi, setelah sebelumnya dirawat selama tiga hari.

Miris! Baru 5 Hari Usai Peringati Hari Anak Nasional, Siswa Kelas 5 SD di Toboali Meninggal Diduga Jadi Korban Perundungan

Doni, paman korban, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menduga keponakannya meninggal akibat kekerasan fisik yang dialami di sekolah.

“Anak ini muntah-muntah dan dirawat di RSUD sudah tiga hari lalu, baru pagi tadi meninggalnya. Kepada neneknya ia baru mengaku dikeroyok teman-teman sekolahnya,” kata Doni kepada wartawan, Minggu (27/7/2025).

Menurut Doni, ZH awalnya tidak bercerita kepada orang tuanya. Namun setelah berada di rumah neneknya di Toboali, barulah korban mengaku telah dikeroyok oleh teman-temannya.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional