SEKILASINDONEWS.COM— Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) UIW Bangka Belitung guna memastikan pasokan listrik andal selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Koordinasi berlangsung di Kantor PLN UIW Babel, Rabu (19/2/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan untuk menjamin kecukupan cadangan daya, keandalan sistem kelistrikan, serta kesiapan penanganan pengaduan masyarakat selama periode keagamaan tersebut.
Plt Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung, Kgs Chris Fither, mengatakan kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat selama Ramadhan. Karena itu, pengawasan perlu dilakukan sejak dini.
“Ramadhan merupakan periode dengan intensitas penggunaan listrik yang meningkat. Pengawasan preventif kami lakukan agar cadangan daya mencukupi, sistem tetap andal, dan gangguan dapat ditangani secara cepat serta terukur,” kata Kgs Chris.
Koordinasi juga menyinggung pengalaman Ramadhan 2023, ketika gangguan transmisi Kenten–Tanjung Api-api berdampak pada sistem kelistrikan Bangka Belitung.
Evaluasi tersebut menjadi dasar penguatan transmisi dan penyiapan skenario kontingensi jika gangguan serupa terjadi.
Dari sisi pasokan, PLN UIW Babel memastikan kondisi kelistrikan aman.
Di Pulau Bangka, daya mampu tercatat 341,05 MW dengan beban puncak 225,01 MW, sehingga tersedia cadangan 116,04 MW. Sementara di Pulau Belitung, daya mampu mencapai 95,46 MW dengan beban puncak 62,55 MW dan cadangan 32,91 MW.
PLN juga melakukan penguatan gardu induk dan sistem transmisi, termasuk perbaikan kabel laut Sumatera–Bangka pada 2025. Sebanyak 61 posko siaga disiapkan lengkap dengan personel dan peralatan pendukung.
















