Selain itu, PLN memetakan sejumlah titik rawan gangguan, termasuk aktivitas pertambangan masyarakat di sekitar tower Saluran Udara Tegangan Tinggi. Mitigasi jangka pendek dan menengah telah disiapkan untuk meminimalkan risiko.
Menanggapi hal itu, Ombudsman Babel mengapresiasi kesiapan teknis PLN, namun menekankan pentingnya kecepatan respons layanan.
“Keandalan sistem harus dibarengi dengan pelayanan pengaduan yang cepat, transparan, dan akuntabel,” tegas Kgs Chris.
PLN UIW Babel menyiagakan tim layanan dan command center yang memantau laporan masyarakat serta menetapkan standar penanganan gangguan maksimal tiga jam.
Ombudsman Babel menegaskan pengawasan kolaboratif akan terus dilakukan demi menjaga kepercayaan publik terhadap layanan kelistrikan.
Redaksi.
















