Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
BeritaKab. Bangka Selatan

Paripurna DPRD Basel Bahas LKPJ dan Raperda Aset, Pemkab Akui Masih Ada Kekurangan

×

Paripurna DPRD Basel Bahas LKPJ dan Raperda Aset, Pemkab Akui Masih Ada Kekurangan

Sebarkan artikel ini
Paripurna DPRD Basel Bahas LKPJ dan Raperda Aset, Pemkab Akui Masih Ada Kekurangan

SEKILASINDONEWS.COM – DPRD Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar rapat paripurna penting, Senin (30/3/2026), dengan dua agenda utama, pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pengelolaan aset daerah.

Rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang DPRD itu dipimpin langsung Ketua DPRD Basel, Erwin Asmadi, dan dihadiri Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi, Sekda Hefi Nuranda, unsur Forkopimda, serta anggota DPRD setempat.

Erwin menegaskan, LKPJ bukan sekadar laporan formal, melainkan bentuk nyata akuntabilitas kepala daerah kepada DPRD.

“LKPJ ini adalah kewajiban konstitusional. Di dalamnya tergambar hasil pelaksanaan pemerintahan selama 2025 sekaligus menjadi tolok ukur untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, dalam paparannya menyampaikan bahwa target pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp876,31 miliar dengan realisasi mencapai Rp846,90 miliar atau 96,64 persen.

Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp96,36 miliar atau 89,63 persen dari target yang telah ditetapkan.

Di sektor belanja, pemerintah daerah menargetkan Rp878,32 miliar dengan realisasi sebesar Rp840,77 miliar atau 95,72 persen.

Dari capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mencatatkan surplus anggaran sebesar Rp6,13 miliar, sementara Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun 2025 tercatat sebesar Rp8,14 miliar.

Capaian ini, kata Debby, sebagai bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional