“Kita ingin memastikan bahwa cadangan pangan pemerintah (CPP) dikelola dengan standar yang baik dan stoknya mencukupi untuk masyarakat, sehingga tidak ada kekhawatiran bagi masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan, stok beras di Gudang Bulog Babat Lamongan yang mencakup wilayah Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban berada dalam kondisi stabil, bahkan disebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini dinilai menjadi sinyal positif di tengah fluktuasi harga dan pasokan pangan.
Sementara itu, Kapoksi Gerindra Komisi VIII DPR RI, M Husni, melakukan kunjungan ke Gudang Bulog Kanwil Sumatera Utara di Medan. Ia memastikan ketersediaan bahan pangan di wilayah tersebut dalam kondisi aman.
Berdasarkan data yang dihimpun, stok beras di Sumatera Utara mencapai 63.000 ton dan diproyeksikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama lima bulan ke depan. Selain itu, tersedia stok minyak goreng program pemerintah Minyakita sebanyak 4,6 juta liter.
“Tadi kami cek total beras ada 63.000 ton, cukup untuk lima bulan. Stok Minyakita juga ada 4,6 juta liter. Ini instruksi Bapak Presiden agar tidak ada kekurangan di setiap wilayah, khususnya Sumatera Utara,” ujar Husni.
Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya berfokus pada jumlah stok, tetapi juga pada potensi kendala distribusi yang dapat mengganggu pasokan di masyarakat. “Kami akan melihat kendala di lapangan untuk dimitigasi bersama Bulog, sehingga tidak terjadi gangguan distribusi maupun kelangkaan di masyarakat,” katanya.
Herman Yakub.





















