Bahlil menambahkan pengusaha lokal pun akan diutamakan untuk menyokong pembangunan Blok Masela ini.
“Prioritaskan pengusaha lokal. Ini sejalan dengan apa yang diperintahkan Bapak Presiden (Prabowo Subianto),” tegas Bahlil.
Selain itu, Bahlil juga mengingatkan pemerintah daerah, terutama gubernur dan bupati, untuk tidak melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pembangunan Blok Masela ini.
“Jangan main KKN. Jangan karena tim sukses terus kalian dorong (KKN), gak boleh. Harus profesional,” kata Bahlil.
Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk menjaga proyek strategis nasional ini. Bahlil menegaskan kepentingan masyarakat harus di atas segalanya.
“Rakyat adalah bagian terpenting dari aset negara ini. Karena tujuan pembangunan kita adalah bagaimana mendorong mereka bisa sejahtera,” tegas Bahlil.
Herman Yakub.
















