Sekilasindonews.com Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan bahwa pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 sekolah sepanjang 2026. Program tersebut mencakup renovasi gedung sekolah, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Tahun ini kami akan melakukan revitalisasi untuk 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia,” jelas Abdul dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Kamis (11/6).
Ia mengatakan bahwa jumlah tersebut meningkat dari rencana sebelumnya.
Pada awalnya, lanjut Abdul, pemerintah menargetkan revitalisasi 11.744 sekolah dengan anggaran sebesar Rp14 triliun. Namun, pemerintah kemudian berkomitmen menambah sasaran sebanyak 60.000 satuan pendidikan, sehingga total target revitalisasi mencapai 71.744 sekolah.
Menurutnya, hingga saat ini pemerintah telah menyelesaikan sekitar 70 persen dari target awal revitalisasi 11.744 sekolah. “Bahkan, beberapa di antaranya sudah bisa selesai di bulan Juli atau Agustus, dan sudah bisa diresmikan untuk memulai tahun ajaran 2026/2027,” lanjut dia.
Abdul melanjutkan, program revitalisasi sekolah memiliki dampak yang lebih luas dibanding sekadar perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Berdasarkan hasil kajian pemerintah, program tersebut juga berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat.
















