Ira menegaskan, keterlibatan UIW Babel merupakan bagian dari komitmen perusahaan menjaga keandalan pasokan listrik nasional serta mendukung pemulihan daerah pascabencana.
Salah satu relawan, Affan, mengungkapkan tantangan utama di lapangan berupa cuaca yang tidak menentu dan keterbatasan fasilitas.
“Kondisi cuaca cukup berat dan fasilitas di lokasi sangat terbatas. Namun semangat tim tetap terjaga karena kami memahami masyarakat sangat membutuhkan listrik untuk kembali beraktivitas,” katanya.
Apresiasi juga datang dari warga terdampak. Yasir Arfat menyampaikan terima kasih atas dukungan PLN UIW Babel.
“Pada sore ini listrik sudah hidup. Terima kasih kepada PLN Bangka Belitung yang telah membantu memulihkan listrik di Aceh,” ujarnya.
Penutupan penugasan BKO ini menjadi momentum evaluasi dan apresiasi atas peran aktif insan PLN dalam respons cepat pemulihan kelistrikan pascabencana.
Redaksi.
















