Penemuan Mayat di Pantai Peltim Mentok, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi

SN.COM |MENTOK – Sesosok mayat laki-laki ditemukan di Kawasan Pantai Peltim Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Usai menerima laporan dari masyarakat, Sat Polairud Polres Bangka Barat bersama tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi penemuan mayat untuk melakukan evakuasi, pada Senin (15/1/2024) malam.

Kapolres Bangka Barat AKBP Ade Zamrah SIK, melalui Kasat Polairud Iptu Yudi Lasmono menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, di wilayah pesisir Pantai Peltim, Kecamatan Mentok.

“Mendapat informasi tersebut, Personil Sat Polairud Polres Bangka Barat dan Tim Gabungan langsung turun untuk melakukan evakuasi penemuan mayat di pantai tersebut,” kata Iptu Yudi.

Yudi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi bernama Riyan, sekira pukul 18.00 WIB, saksi Riyan hendak pulang dari menjaring ikan di Pantai Peltim.

Namun saat perjalanan pulang ke pinggir pantai, Riyan melihat sesosok laki-laki yang sudah terdampar di bebatuan di pinggir dermaga Peltim.

Pada saat diperiksa, sesosok laki-laki tersebut dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi, kemudian saksi langsung melaporkan hal tersebut ke warga setempat untuk meminta bantuan.

“Saat ditemukan oleh warga korban dalam keadaan terdampar dan korban juga sering melakukan aktivitas menjaring atau muket ikan di pantai peltim,” ujarnya.

Menurut Yudi, korban juga diketahui ada mengalami gangguan kesehatan. Untuk saat ini korban di bawah ke RSUD Bangka Barat untuk dilakukan Visum et repertum oleh personil Sat Polairud Polres Bangka Barat beserta keluarga korban.

“Korban diketahui berinisial SU (55) merupakan Warga Lapangan Golf, Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat,” ujarnya.

Atas peristiwa itu, Yudi menghimbau kepada masyarakat dan para nelayan di wilayah tersebut untuk berhati-hati dalam melakukan kegiatan aktivitas di laut, mengingat saat ini cuaca sedang ekstrim.

“Kami dari Sat Polairud menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati untuk melakukan kegiatan di laut karena untuk saat ini cuaca masih ekstrem” pungkasnya.