Sebelumnya, mereka bisa mendapatkan beberapa kilo ikan dalam sekali melaut, namun kini jumlah tangkapan mereka menurun drastis.
Para nelayan kecil berharap pihak berwenang, khususnya Aparat Penegak Hukum (APH), segera menertibkan aktivitas kapal rawai yang dinilai merugikan mereka.
“Kami hanya meminta hak kami sebagai nelayan kecil dilindungi. Laut ini adalah sumber kehidupan kami,” ujar nelayan.
Nelayan Toboali menuntut agar masalah ini segera ditindaklanjuti, agar mereka bisa kembali melaut tanpa khawatir jaring mereka rusak dan hasil tangkapan hilang.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya konfirmasi dengan pihak berwenang terkait hal ini.
















