Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
Berita

Perajin Tempe Ngawi Semringah, Produksi Naik 100 Persen Berkat Kehadiran MBG

×

Perajin Tempe Ngawi Semringah, Produksi Naik 100 Persen Berkat Kehadiran MBG

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonews.com NGAWI — Kedelai dan tempe sudah menjadi pemandangan biasa bagi Sholikin, seorang perajin tempe asal Desa Semen, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Setiap hari, proses produksi, mulai dari penyortiran kedelai hingga pengemasan tempe, dilakukan oleh tangannya sendiri.

Sholikin memulai usahanya dari nol. Bermodalkan optimisme, ia yakin dapat terus mengembangkan usahanya.

Tak terasa, kini sudah enam tahun ia konsisten melakoni usaha sebagai perajin tempe. Hal itu tak terlepas dari kegigihannya dalam mencari pasar yang mau menyerap hasil produksinya.

“Saya jual keliling sama ke toko-toko. Toko sayur, ke warung-warung. Kalau ada pasaran, ya ke pasar terdekat,” jelas Sholikin, dikutip Selasa (21/4).

Kerja keras Sholikin pun terbayarkan. Dalam kondisi normal, ia kini bisa memproduksi tempe sekitar 40 hingga 45 kilogram (kg), meningkat dari sekitar 15 hingga 20 kg saat pertama kali merintis usaha.

Namun, rezekinya kian mengalir ketika Presiden Prabowo Subianto menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berkat program tersebut, usaha tempe Sholikin kebanjiran pesanan. Produksinya pun melonjak signifikan meski baru memasok kebutuhan untuk satu dapur MBG saja.

“Alhamdulillah dampaknya positif. Kalau ada pemesanan itu ya (kenaikannya) ada 100 persen,” tutur dia dengan semringah.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional