Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
Berita

Petani Sayur di Boyolali Tersenyum Berkat MBG, Harga Naik dan Permintaan Meningkat

×

Petani Sayur di Boyolali Tersenyum Berkat MBG, Harga Naik dan Permintaan Meningkat

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonews.com Boyolali – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak positif bagi petani sayur di Boyolali, Jawa Tengah. Peningkatan permintaan pasar dan kenaikan harga komoditas membuat para petani kini merasakan perbaikan pendapatan sekaligus tumbuhnya kembali semangat bertani.

Eko, petani sayur di kawasan Selo, Boyolali, mengungkapkan bahwa program MBG memberikan pengaruh nyata terhadap hasil pertaniannya. Ia menanam berbagai komoditas seperti brokoli dan bawang merah yang kini semakin banyak dibutuhkan pasar.

“Ya Alhamdulillah adanya program MBG itu sangat berpengaruh bagi petani. Permintaan pasarnya tinggi sekarang. Harganya juga sekarang lumayan bagus. Untuk permintaan ke brokoli sendiri sekarang lumayan tinggi mas. Jadinya petani lebih semangat untuk bertani,” ujarnya.

Menurut Eko, kondisi ini membuat petani lebih optimistis karena hasil panen tidak lagi sulit terserap pasar. Ia juga merasakan adanya peningkatan harga dibandingkan sebelum program MBG berjalan. “Ya intinya ada peningkatan untuk harganya. Sekarang menjadi lebih baik lagi dari sebelum adanya MBG,” kata Eko.

Hal serupa disampaikan Suwarno, petani sayur lainnya di wilayah Selo, Boyolali. Ia menilai kehadiran program MBG turut mendorong kenaikan harga hasil pertanian yang sebelumnya cenderung stagnan.

“Mungkin dengan adanya MBG itu sangat-sangat berdampak mas. Karena apa? Kita selaku petani juga terdampak dengan harga. Harganya itu sebelum ada MBG belum begitu naik. Tapi setelah ada MBG itu ada perkembangan kenaikan harga. Jadi petani itu sangat terasa ada kenaikan harganya gitu,” ujarnya.

Suwarno memperkirakan kenaikan harga yang dirasakan petani berada di kisaran 20 hingga 30 persen, menyesuaikan kondisi pasar. “Ya kurang lebih sekitar 20 sampai 30 persen itu ada kenaikan. Nanti tinggal disesuaikan dengan pasaran di Induk gitu,” katanya.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional