“Semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat, semakin sukses pesta demokrasi yang kita jalankan,” tegasnya.
Ia berharap media dapat terus menjaga independensinya dengan tidak memberitakan hal-hal yang dapat merusak kondusivitas.
“Menjelang masa tenang pada 23-26 November, semua pihak diimbau untuk mematuhi aturan dan menghentikan kegiatan kampanye,” ujarnya.
Menurut Osykar, media memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses Pilkada.
“Informasi yang akurat dan berimbang sangat penting untuk menjaga demokrasi tetap sehat dan dipercaya masyarakat,” tambahnya.
Acara konsolidasi media ini turut dihadiri oleh Masayu dari Biro Hukum dan Humas Bawaslu RI, Vito jurnalis Kompas, Emirizon selaku Kepala Stasiun TVRI Bangka Belitung, serta para jurnalis dari berbagai media lokal. Diskusi ini bertujuan memperkuat sinergi antara media dan Bawaslu
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran media sebagai pilar demokrasi yang membantu menciptakan Pilkada yang adil, transparan, dan sukses di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.


















