Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaKab. Bangka Barat

Pertama dalam Sejarah, Guru SD di Bangka Barat Sabet Juara 1 Guru Dedikatif Nasional

×

Pertama dalam Sejarah, Guru SD di Bangka Barat Sabet Juara 1 Guru Dedikatif Nasional

Sebarkan artikel ini
Pertama dalam Sejarah, Guru SD di Bangka Barat Sabet Juara 1 Guru Dedikatif Nasional

Saat panggilan untuk berlaga di tingkat nasional datang, ia berangkat dengan kesederhanaan. Tanpa rombongan besar, tanpa fasilitas mewah. Ia hanya membawa laptop lama, bahan presentasi yang disusun dengan penuh kesungguhan, serta doa dari murid-murid dan rekan sejawatnya.

“Saya tidak menargetkan apa pun. Saya hanya membawa niat tulus,” ungkapnya.

Ketika namanya diumumkan sebagai juara pertama tingkat nasional, ia tak bersorak. Tak pula melonjak bahagia. Ia hanya menarik napas panjang, menahan haru yang menggumpal di dadanya.

“Saya sadar, ini bukan tentang saya. Ini tentang anak-anak yang percaya pada gurunya,” ucapnya.

Sekembalinya dari Jakarta, tak ada karpet merah atau seremoni besar. Ia kembali ke ruang kelas seperti biasa. Mengajar seperti hari-hari sebelumnya. Murid-murid tetap menyambutnya dengan tawa, pertanyaan, dan buku-buku yang harus diperiksa.

“Panggung saya tetap ruang kelas. Di situlah pendidikan yang sesungguhnya,” katanya.

Di sela-sela mengajar, ia tak pernah lupa menyelipkan pesan tentang mimpi dan keberanian kepada murid-muridnya.

“Jangan takut berasal dari daerah kecil. Kalau niat kalian baik, jalan akan terbuka,” pesannya kepada anak-anak didiknya.

Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Bangka Barat. Daerah yang selama ini jarang tersorot di panggung nasional bidang pendidikan kini membuktikan bahwa kualitas tidak selalu lahir dari gedung megah dan fasilitas lengkap.

“Kami mungkin kecil di peta, tapi kami besar di hati anak-anak,” ujarnya.

Keberhasilan Defrizal Adrian menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah di daerah bukanlah pinggiran pendidikan nasional, melainkan fondasi utama dalam mencetak masa depan bangsa.

“Kalau daerah ini ingin maju, maka pendidikan harus menjadi cahayanya,” tutupnya. (*)

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel