Sinergi dengan pemerintah turut mendorong perluasan listrik masuk sawah.
Di Kabupaten Seluma, Bengkulu, Bupati Teddy Rahman mengapresiasi pemanfaatan listrik untuk irigasi dan pengolahan hasil tani.
“Energi mampu mengubah kehidupan petani kami dan mendukung pembangunan daerah,” ucap Teddy.
Dampak serupa dirasakan pelaku usaha. Abdurrahman, peternak bebek di Kabupaten Tangerang, menyebut listrik stabil meningkatkan kesehatan ternak dan produktivitas telur.
Sementara di sektor kelautan, Manager Production and Engineering PT Layar Perkasa Nusantara, Ashawir, mengatakan elektrifikasi menurunkan biaya operasional lebih dari 20% dan mengurangi emisi.
“Biaya diesel hampir satu miliar per tahun, listrik sekitar Rp 730 juta,” ujarnya.
Redaksi.
















