“Satu dari setiap empat mobil penumpang yang dibeli oleh masyarakat Indonesia sudah terelektrifikasi. Padahal, lima tahun yang lalu angka itu belum terbaca sama sekali,” kata Agus.
Selain memberikan promo tambah daya, PLN juga memperluas layanan Home Charging Services (HCS). Hingga Semester I 2026, sebanyak 92.112 unit layanan HCS telah terpasang di berbagai daerah.
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, mengatakan kemudahan pengisian daya di rumah menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik.
“Home charging menjadi salah satu representasi komitmen PLN memudahkan pelanggan saat mengadopsi kendaraan listrik. Komitmen ini sekaligus menjadi wujud dukungan PLN terhadap pengurangan emisi karbon,” tegasnya.
PLN juga terus memperluas jaringan pengisian daya publik. Hingga Semester I 2026, telah beroperasi 5.016 unit SPKLU, 619 unit SPKLU roda dua, serta 1.133 unit SPBKLU di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Redaksi.
















