Sekilasindonews.com – Hangatnya sambutan khas Negeri Serumpun Sebalai menyelimuti Terminal VIP Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Selasa (5/8/2026). Tepat sekitar pukul 11.40 WIB, pesawat Garuda Indonesia yang membawa Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, Wihaji, mendarat untuk memulai rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Di pintu kedatangan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menyambut langsung kedatangan Menteri Wihaji bersama rombongan. Sebelum memasuki agenda resmi, rombongan terlebih dahulu disuguhi keramahan daerah melalui Duta Kuliner Bangka Belitung yang memperkenalkan ragam kuliner khas sebagai cerminan kekayaan budaya lokal.
Suasana penyambutan juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fery Afriyanto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota, kepala perangkat daerah, serta Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Di balik penyambutan tersebut tersimpan pesan penting. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ingin memastikan bahwa perjuangan menekan angka stunting tidak berjalan sendiri, melainkan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
Gubernur Hidayat Arsani menegaskan, kunjungan Menteri Wihaji menjadi momentum memperkuat sinergi dalam menjalankan berbagai program strategis pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
” Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri beserta jajaran di Bumi Serumpun Sebalai. Pemerintah Provinsi berkomitmen mendukung seluruh program strategis Kemendukbangga/BKKBN, mulai dari percepatan penurunan stunting, penguatan pendampingan keluarga, pemberdayaan lansia, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program-program tersebut,” ujar Hidayat Arsani.
















