“Termasuk, kita mendorong gerakan bersama mensosialisasikan dan mendeklarasi penolakan mulai dari tingkat perguruan tinggi, pelajar, para komunitas motor bahkan sampai tingkat masyarakat umum untuk menyampaikan bahaya dari geng motor ini,” ujar Fauzan.
Selain itu, SKB mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (kamling). “Tentunya yang utama ialah kita harus memperkuat sinergitas dan kerjasama baik Forkopimdanya, Kepolisian, TNI, Instansi terkait bahkan Tokoh Agama, Pemuda, semua masyarakat turut andil. Sehingga harapan kita mewujudkan Babel Zero geng motor dapat tercapai,” tambah Fauzan.
Dengan gencarnya sosialisasi SKB ini, Polda Babel berharap dapat menekan dan menghilangkan aktivitas geng motor, sehingga menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat Bangka Belitung.
















