SEKILASINDONEWS.COM, JEBUS – Entah apa yang membuat aparat kepolisian setempat kecolongan sehingga tidak mengetahui adanya aktivitas tambang timah ilegal di DAS Kampak Jebus, Rabu (7/10/2026). Padahal, himbauan bahkan spanduk bertuliskan dilarang menambang pun tertancap di DAS Kampak Jebus.
Ironisnya, usai di himbau kepolisian setempat, Rabu (6/10/2026) kemarin, selang beberapa saat suara deru mesin tambang pun berbunyi bersaut-sautan se-olah mengisyaratkan dibuka kembali tambang timah ilegal di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampak Jebus. Informasikan terkini yang berhasil dihimpun menyebutkan puluhan ponton timah ilegal saat ini diketahui sedang meng-gasak DAS Kampak Jebus.
“70 an ponton yang kerja dari kemarin siang, lanjut lagi kerja hari ini,” ujar sumber tertutup yang dapat dipertanggungjawabkan, Rabu (7/10/2026).
“Mana mungkin Polisi tidak tidak tahu, Pos Polairud dekat dari situ kok,” tambahnya.
















