Sumber kedua media ini mengungkapkan jika benar polisi tegas mana mungkin penambang berani menambang.
” Kalau ada ketegasan hukum seperti ditindak pasti penambang takut. Tak satupun berani yang menambang di Kampak. Ini mungkin steategi polisi yang penting sudah menghimbau, selanjutnya ada lagi aktifitas ilegal terkesan dibiarkan,” ungkap sumber kedua yang merupakan warga Kampak.
Polisi dari Polres Bangka Barat tahu dan diduga sengaja melakukan pembiaran. Hal ini bertentangan dengan program Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto. Program ke 7 , Berantas Kejahatan yang Meresahkan.
Mirisnya, hingga berita ini ditayangkan tak satu pun petinggi kepolisian baik di Polda Babel maupun Kapolres Bangka Barat, AKBP Helen Simanjuntak menjawab konfirmasi terkait beraktivitas kembali tambang timah ilegal DAS Kampak Jebus. (red)
















