Ia menilai kehadiran layanan secara langsung di Pulau Lepar akan mempermudah masyarakat dalam memperoleh berbagai pelayanan dasar yang dibutuhkan.
“Dengan hadirnya layanan secara langsung di Pulau Lepar, masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan setara dengan wilayah lainnya,” ujarnya.
Selain membahas pelaksanaan kegiatan, audiensi juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi sejumlah program strategis yang selama ini dijalankan, khususnya dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bangka Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turut memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi guna mengoptimalkan pelaksanaan Program Genting agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Menanggapi hal itu, Riza menegaskan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan akan segera menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang disampaikan. Menurutnya, langkah paling penting dalam penanganan stunting adalah memastikan wilayah prioritas atau lokus penanganan ditetapkan berdasarkan data yang akurat.
“Yang paling penting saat ini adalah menentukan terlebih dahulu lokus prioritas penanganan stunting. Dengan data yang akurat dan lokus yang jelas, intervensi yang dilakukan akan lebih terarah, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Riza juga menekankan pentingnya sinkronisasi program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat agar seluruh intervensi yang dilakukan dapat berjalan efektif dan terukur.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk melalui optimalisasi peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kami menyampaikan terima kasih kepada BKKBN yang telah memilih Pulau Lepar sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat. Pemerintah daerah siap bersinergi melalui berbagai sumber daya yang tersedia, termasuk dukungan Baznas dan program CSR, guna memperkuat manfaat kegiatan ini bagi masyarakat Pulau Lepar dan wilayah sekitarnya,” pungkasnya. (*)
















