PW NU Ingatkan Masyarakat Babel Jangan Mudah Terprovokasi

Sekilasindonews.com, PANGKALPINANG – Menjaga keutuhan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan tugas kita semua, khususnya untuk di Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Jangan sampai diprovokasi atau dibentur-benturkan oleh isu yang saat ini berkembang terkait Pj Gubernur Babel.

Hal itu disampaikan Sekretaris PW NU Babel, Darwis Netta di Sekretariat PWNU Babel, Rabu (30/08/2023).

“Menjaga stabilitas daerah, kerukunan merupakan kewajiban kita semua. Bagi kami NU aset bangsa yaitu adalah satunya dengan selalu menjaga keutuhan NKRI, yang mana harus kita perjuangkan bersama – sama,” ucap Darwis.

“Terkait polemik yang ada di Babel belakangan ini, yang dilakukan beberapa orang atau sekelompok kecil masa yang merasa ada permasalahan. Kita jangan mau diprovokasi, kalo bukan kita siapa lagi yang menjaga persatuan dan ketentraman Babel yang selama ini begitu tentram,” tambahnya.

Tidak hanya itu, terkait isu perbedaan agama, dikatakan Darwin justru anggap lah perbedaan itu sebuah harta yang luar biasa.

“Ini juga bukan menjadi masalah, selama ketentuan dalam memimpin itu tidak melanggar aturan-aturan yang sudah tupoksinya dan juga apa yang telah disyaratkan menjadi PJ tidak masalah. Kita terima dengan baik karena itu bagian dari kekayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terangnya.

“Jadi harusnya kita bangga dengan adanya perbedaan ini, karena ini merupakan harta bagi kita masyarakat Bangka Belitung. Dan ini juga harus kita jaga sesuai dengan kearifan lokal di Bangka Belitung,” pintanya tegas.

Menurut Darwis, miniatur Indonesia yang diterima Babel ini terbangun atas terciptanya kearifan lokal yang sudah ada sejak lama.

“Leluhur kita juga punya penilaian bahwa siapa pun boleh memimpin di Bangka Belitung tanpa melihat persoalan – persoalan atau perbedaan itu,” jelasnya lagi.

“Jadi, kita jangan terpancing pada isu yang dibangun oleh sekelompok kecil orang yang kemudian ingin menghancurkan negeri serumpun sebalai yang kita cintai ini,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *