Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaNasional

Reses di Bangka Selatan, Bambang Patijaya Dorong Penanganan Sampah dan Pengelolaan Limbah B3

×

Reses di Bangka Selatan, Bambang Patijaya Dorong Penanganan Sampah dan Pengelolaan Limbah B3

Sebarkan artikel ini
Reses di Bangka Selatan, Bambang Patijaya Dorong Penanganan Sampah dan Pengelolaan Limbah B3

SEKILASINDONEWS.COM – Persoalan sampah tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Produksi sampah di Kabupaten Bangka Selatan yang mencapai sekitar 84 hingga 87 ton per hari menjadi perhatian Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya saat menjalankan agenda reses di daerah tersebut.

Bambang Patijaya mendorong pemerintah daerah dan masyarakat memperkuat penanganan sampah sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Dorongan itu disampaikan Bambang saat menggelar sosialisasi penanganan sampah dan kedaruratan pengelolaan limbah B3 di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut menyasar masyarakat, khususnya pasukan kuning Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Selatan yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan persoalan sampah di lapangan.

Politikus Partai Golkar yang akrab disapa BPJ itu mengatakan, dirinya sengaja membawa program tersebut dalam agenda reses untuk memastikan persoalan lingkungan tidak hanya dibahas di tingkat pusat, tetapi juga mendapat penguatan langsung di daerah.

“Iya, ini kan saya lagi reses. Dalam reses itu kalau membawa program lebih baik. Hari ini program yang saya bawa seperti ini, kita gandeng langsung, kita ajak deputi dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk memberikan sosialisasi terkait dengan sampah,” kata Bambang.

Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat di daerah penting agar kebijakan pengelolaan sampah dapat dipahami dan diterapkan sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

Bambang menegaskan, persoalan sampah saat ini telah berkembang menjadi isu nasional sehingga tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan sepele.

“Jangan meremehkan persoalan sampah. Persoalan sampah itu sekarang ini menjadi isu nasional,” tegasnya.

Ia mengatakan, pemerintah pusat bahkan telah mendorong berbagai terobosan agar sampah tidak hanya berakhir di tempat pembuangan, tetapi dapat diolah menjadi sumber energi.

Presiden, kata Bambang, juga memberikan perhatian terhadap pengembangan pengelolaan sampah menjadi energi, termasuk melalui proyek waste to energy (WTE) atau pembangkit listrik tenaga sampah.

Namun, skema tersebut belum realistis diterapkan di Bangka Selatan karena volume sampah yang dihasilkan belum mencukupi kebutuhan fasilitas WTE.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel