Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaKab. Bangka Barat

Saat Bupati Sibuk Bahas Anggaran Atasi Banjir Rob di Mentok, Relawan Justru Lebih Cepat Bantu Warga 

×

Saat Bupati Sibuk Bahas Anggaran Atasi Banjir Rob di Mentok, Relawan Justru Lebih Cepat Bantu Warga 

Sebarkan artikel ini
Saat Bupati Sibuk Bahas Anggaran Atasi Banjir Rob di Mentok, Relawan Justru Lebih Cepat Bantu Warga 

Saat Bupati Sibuk Bahas Anggaran Atasi Banjir Rob di Mentok, Relawan Justru Lebih Cepat Bantu Warga

SEKILASINDONEWS.COM – Saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat masih berkutat pada pembahasan usulan anggaran Rp300 miliar untuk penanganan banjir rob di kawasan pesisir Kecamatan Mentok dan sekitarnya, para relawan justru bergerak lebih cepat memberikan bantuan nyata kepada warga pesisir Kampung Tanjung yang terdampak banjir rob.

Sebanyak 800 karung beras dibagikan oleh Fadilah bersama empat wartawan lokal, yakni Komarudin, Rudy, Agus, dan Belva. Bantuan beras tersebut langsung disalurkan ke rumah-rumah warga pada Minggu dan Selasa (7 dan 9/12/2025), jauh sebelum program pemerintah turun ke lapangan.

Bantuan tersebut didistribusikan dalam dua tahap. Gelombang pertama sebanyak 600 karung beras, disusul 200 karung pada gelombang kedua.

Seluruh bantuan tersebut datang tanpa seremoni, tanpa pendataan rumit, dan langsung diterima warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan harian karena rumah mereka terendam rob.

Ketua RW Kampung Sawah, Abu Hasan (45), mengatakan warga sangat terbantu dengan hadirnya relawan di saat kondisi memprihatinkan.

“Warga tidak butuh banyak janji. Bantuan ini langsung terasa. Setiap rumah dapat satu karung dan bisa langsung dimasak,” ujarnya.

Pada saat yang hampir bersamaan, Bupati Bangka Barat Markus, justru menyampaikan bahwa usulan anggaran penanganan banjir sebesar Rp300 miliar masih menunggu persetujuan pusat.

Hal itu disampaikan dalam kunjungan Danrem 045/Garuda Jaya ke Kodim Bangka Barat, pada Kamis (11/12/2025).

Markus hanya menyebut adanya “dialog santai” dengan Danrem tanpa memaparkan langkah konkret penanganan banjir yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan utama di daerah pesisir Mentok.

“Ini hanya bicara-bicara santai,” kata Markus.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel