Peran imigrasi, kata dia, tidak hanya berkutat pada pelayanan paspor maupun pengawasan orang asing, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial.
“Jajaran imigrasi ingin menunjukkan kepedulian sosial yang nyata dan solutif bagi warga yang membutuhkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Cilegon, Aditya Triputranto, menjelaskan alasan Kelurahan Cikerai dipilih sebagai salah satu lokasi utama kegiatan sosial tersebut.
Menurut Aditya, Kelurahan Cikerai merupakan Desa Binaan Imigrasi yang selama ini menjadi mitra strategis Kantor Imigrasi Cilegon, terutama dalam memberikan edukasi mengenai literasi keimigrasian kepada masyarakat.
Salah satu fokus edukasi tersebut adalah pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
“Kelurahan Cikerai merupakan Desa Binaan Imigrasi yang menjadi mitra strategis Kantor Imigrasi Cilegon dalam memberikan edukasi literasi keimigrasian, khususnya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” kata Aditya.
Ia berharap penyaluran bantuan di Kelurahan Cikerai maupun dua yayasan di Kubang Lesung dan Warnasari dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan dan sinergi antara jajaran imigrasi dengan warga.
“Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga sekaligus mempererat sinergi yang telah terbangun,” ujarnya.
Herman Yakub.














