SEKILASINDONEWS.COM – Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Satpolairud Polres Bangka Selatan menggelar patroli perairan secara serentak dengan menyasar sejumlah pelabuhan tikus yang rawan dimanfaatkan untuk penyelundupan timah ilegal.
Patroli tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pimpinan untuk mempersempit ruang gerak pelaku penyelundupan, khususnya yang memanfaatkan jalur-jalur tidak resmi di wilayah perairan Bangka Selatan.
Seizin Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto, Kasat Polairud Polres Bangka Selatan AKP Arief Fabillah mengatakan pengawasan di wilayah perairan akan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.
Menurutnya, pelabuhan tikus menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus karena berpotensi digunakan sebagai jalur alternatif untuk mengeluarkan timah ilegal maupun barang lainnya dari wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
“Patroli ini merupakan perintah langsung pimpinan untuk mengintensifkan pengawasan di titik-titik rawan. Kami fokuskan di pelabuhan tikus dan jalur-jalur yang kerap digunakan pelaku untuk menyelundupkan barang,” kata Arief.
Ia menjelaskan, sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli di wilayah Bangka Selatan di antaranya Pelabuhan Pulau Tinggi, Pelabuhan Pengarem, Pelabuhan TPI Sadai, Pelabuhan Pulau Panjang, dan Pelabuhan Puding.
Dalam pelaksanaannya, kata Arief, personel mengerahkan kapal patroli dari Direktorat Polairud Polda Kepulauan Babel maupun kapal patroli Satpolairud Polres Bangka Selatan.














