Dengan begitu, para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang ekonomi baru di lingkungan sekitar.
“Tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, PT Timah juga mendorong para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar sehingga dapat meningkatkan daya saing,” katanya.
Berbagai sektor usaha tercatat menjadi penerima manfaat program PUMK, mulai dari perdagangan, industri kecil, jasa, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, koperasi hingga industri kreatif.
Dukungan tersebut dinilai tidak hanya membantu pengembangan usaha, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu mitra binaan PT Timah, Yuliana, mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut terhadap perkembangan usahanya.
Pemilik usaha Lada Putih “Pak Umar” itu menyebut PT Timah tidak hanya membantu dari sisi modal, tetapi juga memberikan ruang peningkatan kapasitas melalui pelatihan hingga promosi produk.
“Selain dari modal kita dibantu juga dalam kegiatan pelatihan sehingga bisa menambah wawasan, kemudian kita dilibatkan dalam berbagai pameran dan PT Timah juga sering beli produk kita untuk acara-acara perusahaan,” ujar Yuliana.
Ia berharap dukungan PT Timah terhadap pelaku UMKM dapat terus berlanjut agar usaha kecil semakin berkembang, mandiri, dan mampu membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
“Semoga kedepan PT Timah dapat terus mendukung para pelaku UMKM agar dapat terus berkembang, maju, mandiri, sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan,” tutur Yuliana. (*)










