Keberadaannya tidak hanya menjadi daya tarik visual, tetapi juga magnet yang mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bahkan luar provinsi.
Tak hanya bianglala, wahana Rainbow Slide dan Gokart juga kembali dioperasikan untuk menambah variasi hiburan keluarga. Kombinasi wahana tersebut membuat kawasan Himpang Lime Habang semakin semarak setiap akhir pekan dan musim liburan.
Evi menyebut, dampak ekonomi dari operasional wahana tersebut cukup signifikan. Aktivitas pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga sektor homestay dan ekonomi kreatif ikut bergerak seiring meningkatnya kunjungan masyarakat.
“Harapan kita tentu kunjungan wisata semakin ramai. Dengan begitu, perputaran ekonomi masyarakat juga ikut tumbuh. Apalagi ini bertepatan dengan momen Ramadan dan menjelang libur hari raya,” ungkapnya.
Diketahui, sebelumnya wahana bianglala sempat dihentikan sementara guna memastikan standar keamanan dan kenyamanan tetap terjaga. Pemeriksaan teknis dilakukan menyeluruh sebelum akhirnya dinyatakan layak beroperasi kembali.
Kini, dengan kembalinya bianglala mengudara di langit Toboali, kawasan Himpang Lime Habang diprediksi kembali menjadi pusat keramaian dan ruang publik favorit masyarakat Bangka Selatan. (*)














