Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Tak Ada Penolakan untuk Anak Berkebutuhan Khusus, SMPN 1 Cilegon Buka Akses Pendidikan Inklusif

×

Tak Ada Penolakan untuk Anak Berkebutuhan Khusus, SMPN 1 Cilegon Buka Akses Pendidikan Inklusif

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonews.com CILEGON – Memasuki hari kedua pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026, SMP Negeri 1 Kota Cilegon mencatat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi hingga Selasa (23/06/2026).

Jumlah pendaftar sampai hari kedua ini telah mencapai 409 siswa dan itu masih ada waktu dua hari lagi pendaftaran, sedangkan kuota yang diterima berjumlah 256 siswa dari 32 kali 8 room bel.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Hj. Dra. Heni Anita Susila, M.Pd., saat melakukan kunjungan monitoring ke SMP Negeri 1 Kota Cilegon.

Alhamdulillah, hari kedua ini berjalan lancar.

Kemarin baru dibuka pendaftaran dan hari ini sudah ada 409 pendaftar.

Kuota yang tersedia sekitar 256 siswa.

“Mudah-mudahan sampai hari terakhir pendaftaran tidak ada kendala,” ujar Heni.

Menurutnya, SMP Negeri 1 Cilegon setiap tahun menjadi salah satu sekolah favorit yang paling banyak diminati masyarakat.

Bahkan pada tahun sebelumnya jumlah pendaftar mencapai hampir 600 siswa.

Heni juga menjelaskan bahwa dalam sistem PPDB terdapat jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas.

Jalur afirmasi memiliki kuota sebesar 15 persen dari total siswa yang diterima.

Dari 256 siswa yang diterima, sekitar 38 siswa berasal dari jalur afirmasi.

“Saat ini untuk SMPN 1 belum ada pendaftar dari kategori disabilitas, namun sekolah tetap harus siap menerima mereka,” katanya.

Lebih lanjut, Heni menegaskan bahwa seluruh sekolah di Kota Cilegon menerapkan pendidikan inklusif sehingga tidak boleh menolak siswa berkebutuhan khusus.

Namun penerimaan tetap disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing peserta didik.

Anak-anak disabilitas ringan tetap bisa diterima di sekolah reguler.

“Pemerintah juga terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana yang ramah disabilitas, seperti toilet khusus dan akses pendukung lainnya,” jelasnya.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel