Tak Hanya Warga, Empat Tenaga Pendidik Kehilangan Rumah akibat Kebakaran di Dusun Serdang
SEKILASINDONEWS.COM – Kebakaran hebat yang meluluhlantakkan permukiman warga di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, tak hanya membuat ratusan keluarga kehilangan tempat tinggal. Musibah tersebut juga merenggut rumah empat tenaga pendidik yang selama ini mengabdikan diri di dunia pendidikan.
Keempat tenaga pendidik itu terdiri dari dua guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) di SD Negeri 7 Simpang Rimba, seorang guru swasta di Kelompok Bermain (KB) Muhajirin, serta seorang pensiunan guru SD Negeri 7 Simpang Rimba.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Bangka Selatan, Anshori, mengungkapkan, keempat tenaga pendidik tersebut menjadi korban dalam kebakaran yang terjadi pada Sabtu (10/10/2026).
Mereka adalah Elsis dan Suryanto, guru ASN di SD Negeri 7 Simpang Rimba, Novi Tamala, guru di KB Muhajirin, serta Yunada, pensiunan guru SD Negeri 7 Simpang Rimba.
“Selain warga dan siswa, ada empat orang tenaga pendidik yang juga menjadi korban kebakaran, yakni dua guru SDN 7 Simpang Rimba, satu guru swasta di KB Muhajirin, dan satu pensiunan guru SDN 7 Simpang Rimba,” kata Anshori saat dikonfirmasi sekilasindonews.com, Senin (12/10/2026).
Merespons kondisi tersebut, Dindikbud Bangka Selatan berupaya menggalang bantuan untuk meringankan beban para tenaga pendidik yang kehilangan tempat tinggal.
Selain itu, bantuan juga diberikan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Bangka Selatan.
Dukungan dari berbagai pihak itu diharapkan dapat meringankan beban para tenaga pendidik yang tengah berupaya bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.
“Upaya dari dinas sendiri yakni menggalang bantuan. Dari Korpri dan PGRI juga sudah bantu,” ujarnya.














