Sekilasindonews.com BEKASI – Sekolah Rakyat tak sekadar mengasah kemampuan akademik siswa yang berasal dari kalangan kurang mampu. Ruang pengembangan minat dan bakat para siswa pun menjadi salah satu fokus dari Sekolah Rakyat.
Tengok saja kegiatan kelompok ekstrakurikuler Taekwondo Sekolah Rakyat SRMA 13 Bekasi. Dari kegiatan ini, para siswa mampu meraih prestasi, yakni meraih 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu dalam Bekasi Open III Taekwondo Championship 2026. Kejuaraan bergengsi yang diikuti ratusan atlet dari lima provinsi ini diselenggarakan pada 3 – 5 April 2026.
Medali tersebut menjadi capaian perdana bagi ekstrakurikuler Taekwondo di SRMA 13 Bekasi. Minat siswa di bidang seni bela diri pun didukung penuh oleh sekolah, mulai dari penyediaan seragam, pelatih, hingga pembiayaan kejuaraan.
Bagi Erin, Adestyawan, Halikinos, dan Fatan, kesempatan menyalurkan hobi di tengah pendidikan gratis menjadi pengalaman yang berharga.
“Terima kasih Pak Presiden (Prabowo Subianto) karena sudah mengadakan Sekolah Rakyat bagi kami. Kami bisa menyalurkan hobi dan melanjutkan sekolah di sini,” ujar mereka.
Tak hanya Taekwondo, kelompok pencak silat SRMA 13 Bekasi juga menorehkan prestasi dalam Kejuaraan Pencak Silat Candrabaga Cup 4 (2026) pada 7 – 8 Februari 2026. Dua siswa SRMA 13 Bekasi, Aca dan Jumaroh, berhasil meraih medali perak.
Menariknya, ekstrakurikuler pencak silat awalnya tidak tersedia. Program ini kemudian dihadirkan atas permintaan siswa dengan mendatangkan pelatih dari luar sekolah.
“Kami bersyukur bisa bersekolah di sini karena selalu difasilitasi dan mendapat dukungan yang sangat kuat,” kata Jumaroh.
Prestasi juga datang dari kelompok seni tari yang meraih juara 3 dalam Lomba Pentas Seni Budaya Nusantara (Pesbura) tingkat Kota Bekasi pada 30 November 2025.
“Aku senang hobi aku didukung banget sama Sekolah Rakyat. Semua difasilitasi, jadi tidak bayar sama sekali,” ujar salah satu siswa.
*Kedisiplinan menjadi kunci*
Di balik deretan prestasi tersebut, Kepala SRMA 13 Bekasi Lastri Fajarwati menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan akses pendidikan, tetapi juga membuka peluang masa depan bagi anak-anak yang sebelumnya termarginalkan.




















