Tidak hanya itu, intervensi juga dilakukan di 183 lokasi lainnya melalui penerapan manajemen pembagian air seperti sistem giliran air agar setiap petak sawah mendapatkan suplai air secara adil dan merata. Penerapan teknologi irigasi hemat air juga terus didorong sehingga setiap liter air yang dialirkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengairi area persawahan yang lebih luas.
Langkah-langkah taktis dan terintegrasi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional serta memastikan pemenuhan hak dasar masyarakat atas air bersih tetap terpenuhi dengan baik sepanjang musim kemarau.
—
Narahubung:
Plt. Karo Kompub KemenPU
+62 816‑1379‑955
Badan Komunikasi Pemerintah
Rahma Hayuningdyah
rahma.hayuningdyah@gca.go.id
Herman Yakub.
















