“Karang Taruna juga memiliki peran penting dalam menggerakkan generasi muda sebagai agen perubahan melalui kegiatan kreatif, edukatif, dan produktif agar menjauhi penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua PWI Babel, Muhammad Fathurrakhman (Boy), menyatakan peredaran narkoba saat ini semakin mengkhawatirkan karena menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.
Menurutnya, media memiliki tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif terkait bahaya narkotika.
“PWI Babel siap dan berkomitmen membantu BNNP dalam menyebarluaskan informasi bahaya narkoba hingga ke lingkup terkecil masyarakat. Ini bagian dari tanggung jawab sosial kami,” kata Boy.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, melainkan diikuti langkah nyata yang berkelanjutan.
“Semoga kerja sama ini tidak hanya seremoni. Mari kita bersama-sama mempersempit ruang gerak peredaran narkotika hingga Babel benar-benar menjadi provinsi yang Bersinar,” pungkasnya. (*)
















