Nelayan Lansia Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Sadai-Penutuk
BANGKA SELATAN – Seorang nelayan lansia, Zainal Abidin (81), ditemukan tewas mengapung di perairan Sadai-Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Penemuan tragis ini bermula dari laporan seorang saksi mata yang melihat jenazah korban mengapung dengan memegang dua jeriken.
Saksi mata, Edi Sapirson (53), yang berprofesi sebagai ojek speed boat, menceritakan bahwa saat kembali dari mengantar penumpang di Pelabuhan Sadai menuju Pelabuhan Penutuk, ia melihat sesuatu yang mencurigakan di perairan tersebut.
Setelah mendekat, ia menyadari bahwa itu adalah jenazah manusia yang mengapung dalam posisi terbalik.
“Saya melihat seperti ada orang yang mengapung dengan badan terbalik dan memegang dua jeriken. Setelah saya dekati, ternyata itu adalah mayat,” ungkap Edi.
Edi segera melaporkan penemuan tersebut kepada Polairud Polres Bangka Selatan. Tak lama kemudian, personel Polairud Polres Bangka Selatan, Dit Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, AL Sadai, dan TNI AD tiba di lokasi dan mengevakuasi jenazah korban menggunakan speed boat milik Edi.





















